ALAM AKHIRAT DAN KEBANGKITAN MANUSIA DARI KUBUR
Alam akhirat adalah tempat kehidupan manusia yang bersifat kekal dan merupakan tumpuan akhir dan seluruh perjalanan. Setelah manusia meninggalkan dunia fana kemudian suatu masa telah ditentukan dan dibangkitkan kembali dari mati untuk mempertanggung jawabkan semua amal perbuatan dulu di dunia ke hadapan pengadilan yang maha bijaksana yaitu Allah.
Dalam sejarah islam,setiap umat manusia akan mengalami kehidupan dan akhirat. Kehidupan umat manusia di dunia itu di awali sejak ia lahir dan diakhiri ketika ia mati. sedangkan kehidupan di alam akhir di mulai setelah datangnya hari kiamat hingga waktu yang tidak terbatas. Sebagaimana kita ketahui, pada hari kiamat seluruh isi bumi dan langit baik yang bernyawa maupun tidak akan hancur, sekalipun gunung-gunung. Setelah itu manusia akan di bangkitkan dari alam kubur dalam keadaan yang bermacam-macam.
Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah swt:
"Pada hari itu manusia keluar dari kubur dalam keadaan yang bermacam-macam supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka ( Qs. Az-Zalzalah : 6)"
"Dan dia membuat perempuan-perempuan bagi kamu dan dia lupa kepada kerjaannya, ia berkata "siapa yang dapat menghidupkan tulang-tulang yang sudah hancur luluh" (Qs. Yaasiin : 78-79)"
dalam ayat lain juga disebutkan:
"Dan ditiuplah sangkakala, maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju kepada tuhan mereka) (Qs. Yaasiin : 51)"
Setelah manusia dibangkitkan dari kubur, mereka digiring kesuatu tempat yang bernama padang mahsyar . Padang mahsyar merupakan suatu tempat yang sangat luas, di situlah semua manusia menungg panggilan untuk di adili atas segala perbuatannya ketika hidup di dunia. Mereka yang banyak beramal kebaikan akan merasakan kenyamanan, sebaliknya manusia yang banyak melakukan kemaksiatan akan merasakan panas yang ter amat sangat.
Disebutkan dalam firman Allah:
"Dan kami kumpulkan seluruh umat manusia di padang mahsyar dan tidak kami tinggalkan seorangpun (Qs. Al Khafi : 47)"
Dalam banyak keterangan dijelaskan bahwa di alam mahsyar itu sangat sulit, panas dan masing-masing orang mengurus dirinya sendiri, mereka ingin cepat di adili, dihisap dan diputuskan apakah mereka masuk surga ataukah masuk neraka. Pada waktu itu mereka juga meminta syafaat dari para Nabi dan Rasul namun mereka menolaknya. Akhirnya mereka meminta syafaat kepada Rasul yang terahir yaitu Rasulullah saw. Belia meminta kepada Allah swt agar secepatnya di adakan keputusan dan penempatan agar mereka cepat terbebas dari kesengsaraan yang menimpanya. Allah mengabulkan permintaan Rasulullah saw, itulah yang dimaksud syafaat uzma, syafaat yang diberikan Rasulullah saw.
Alam akhirat adalah tempat kehidupan manusia yang bersifat kekal dan merupakan tumpuan akhir dan seluruh perjalanan. Setelah manusia meninggalkan dunia fana kemudian suatu masa telah ditentukan dan dibangkitkan kembali dari mati untuk mempertanggung jawabkan semua amal perbuatan dulu di dunia ke hadapan pengadilan yang maha bijaksana yaitu Allah.
Dalam sejarah islam,setiap umat manusia akan mengalami kehidupan dan akhirat. Kehidupan umat manusia di dunia itu di awali sejak ia lahir dan diakhiri ketika ia mati. sedangkan kehidupan di alam akhir di mulai setelah datangnya hari kiamat hingga waktu yang tidak terbatas. Sebagaimana kita ketahui, pada hari kiamat seluruh isi bumi dan langit baik yang bernyawa maupun tidak akan hancur, sekalipun gunung-gunung. Setelah itu manusia akan di bangkitkan dari alam kubur dalam keadaan yang bermacam-macam.
Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah swt:
"Pada hari itu manusia keluar dari kubur dalam keadaan yang bermacam-macam supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka ( Qs. Az-Zalzalah : 6)"
"Dan dia membuat perempuan-perempuan bagi kamu dan dia lupa kepada kerjaannya, ia berkata "siapa yang dapat menghidupkan tulang-tulang yang sudah hancur luluh" (Qs. Yaasiin : 78-79)"
dalam ayat lain juga disebutkan:
"Dan ditiuplah sangkakala, maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju kepada tuhan mereka) (Qs. Yaasiin : 51)"
Setelah manusia dibangkitkan dari kubur, mereka digiring kesuatu tempat yang bernama padang mahsyar . Padang mahsyar merupakan suatu tempat yang sangat luas, di situlah semua manusia menungg panggilan untuk di adili atas segala perbuatannya ketika hidup di dunia. Mereka yang banyak beramal kebaikan akan merasakan kenyamanan, sebaliknya manusia yang banyak melakukan kemaksiatan akan merasakan panas yang ter amat sangat.
Disebutkan dalam firman Allah:
"Dan kami kumpulkan seluruh umat manusia di padang mahsyar dan tidak kami tinggalkan seorangpun (Qs. Al Khafi : 47)"
Dalam banyak keterangan dijelaskan bahwa di alam mahsyar itu sangat sulit, panas dan masing-masing orang mengurus dirinya sendiri, mereka ingin cepat di adili, dihisap dan diputuskan apakah mereka masuk surga ataukah masuk neraka. Pada waktu itu mereka juga meminta syafaat dari para Nabi dan Rasul namun mereka menolaknya. Akhirnya mereka meminta syafaat kepada Rasul yang terahir yaitu Rasulullah saw. Belia meminta kepada Allah swt agar secepatnya di adakan keputusan dan penempatan agar mereka cepat terbebas dari kesengsaraan yang menimpanya. Allah mengabulkan permintaan Rasulullah saw, itulah yang dimaksud syafaat uzma, syafaat yang diberikan Rasulullah saw.
